Kamis, 15 September 2011
Syalom KMKers.. Kita telah mengadakan acara Paskah
pada tanggal 31 April-1 Mei 2011. Bagi temen temen yang hadir pada saat acara berlangsung pasti sudah tau. Emang acara apa saja sih yang diadakan? Banyak banget lho… Semua panitia Paskah termasuk Deddy ’10 sebagai penanggung jawab acara bekerja luar biasa! Duo maut Kelara ’10 dengan Robby ‘08 juga berusaha memandu acara sebaik-baiknya untuk saudara-saudari KMK tercinta. Hehehe…
Semua yang hadir nampak sangat bersuka ria. Terutama saat mencari telur Paskah yang berupa telur puyuh yang mungil. Sungguh luar biasa, meski hari mulai gelap dengan semangat yang menggebu-gebu mereka peserta beraksi mencari telur.
Akhirnya ditemukan juga yang paling banyak menemukan telur, tidak lain tidak bukan, seorang pria yang slalu semangat dan kocak dalam setiap acara, yaitu Ricco ’08. Ada pesan khusus dari beliau, kalo ada acara mencari telur, usahakan lebih dulu mencari, sebelum disuruh. Curang, ya.. Hahaha.. Acara dilanjutkan dengan dansa, pemberian plakat dan makan malam hangat, makan ala KMK UPI yaitu lesehan. Keesokan harinya, KMK UPI melanjutkan rangkaian acara Paskah dengan lomba mewanai gambar dan menghias telur yang diikuti BIA Gereja St. Laurentius.(DB_10)
Label: Liputan
Tugas mengisi misa bulanan di Gereja St. Laurentius merupakan hal rutin yang dilakukan para KMK’ers yang tergabung dalam Ordinary Choir. Minggu (29/8/2010) misa dimulai sekitar 17.00 wib, bangku Gereja mulai terisi penuh oleh umat yang ikut ambil bagian dalam misa sore kali ini. Misa dipimpin langsung oleh dua tim pastores yaitu Diakon Bayu Pr dan Pst.Yulius OSC, homili diawali cerita lucu oleh Diakon Bayu Pr tentang pertemuannya dengan ibu-ibu di ruang fotocopy, ia pun mengaitkan bacaan injil sore itu dengan kedudukan apa yang akan didapatkan disurga nanti. Menariknya khotbah itu sangat interaktif, sehingga misa sore itu terasa begitu berbeda dengan hari biasanya dan sangat sayang untuk dilewatkan.(S.S_07).
Selasa, 28 September 2010
TRUST ME,,IN GOD WE CAN!!!
Kepada:
Adik-adikku yang baru Angkatan 2010
Salam dalam Kasih Tuhan Yesus,
Mahasiswa Baru ya... Ehm jadi teringat bulan Agustus 2007 yang lalu dikala aku masih Sangat Muda-Belia hehe... Sekarang juga masih Muda-Belia koq tapi bedanya tanpa kata “sangat” hohoho.... Buat adik-adikku 2010 (kalo ada yang umurnya sebaya/bahkan lebih tua maaf ya kalo aku panggil adik tapi di UPI aku memang lebih senior dari adik-adik sekalian hehehe...sedikit bangga gpp ya), aku secara pribadi senang punya adik-adik baru. Oh ya lupa, perkenalkan namaku Iranita br. Tohang, walaupun dengan segala kekurangan yang ada, Puji Tuhan aku dipercayakan oleh Tuhan Yesus dan teman-teman sekalian untuk menjadi Ketua KMK UPI periode 2009-2010. Aku pengen berbagi cerita untuk adik-adik baruku sekalian terutama yang bukan berasal dari daerah Bandung ne atau bahasa Spanyolnya “merantau”.
Dulu aku merasakan yang namanya masa “honey moon season” dan juga “shock culture”. Honey moon season disini bukan bulan madu seperti yang dialami pasangan suami-istri baru tapi perasaan yang dialami kurang lebih sama xixixi.... Senang, takjub, semangat berapi-api, wajah berseri-seri, pokoknya semua perasaan positif yang ada dalam diri semuanya keluar walaupun ada sedikit perasaan sedih karena harus jauh dari ORTU. Hal itu aku alami selama ± 3 bulan (mungkin setiap orang berbeda-beda lamanya) setelah itu aku mulai mengalami masalah yang namanya shock culture, dari mulai yang namanya perbedaan cara ngomong, kapasitas volume suara sampai aturan tingkah laku. Memang yang namanya beradaptasi pasti begitu. Satu hal yang ingin kubagikan pada adik-adik tetaplah berpikir positif! Pertimbangkan segala sesuatunya dari dua sisi. Egois? Jangan biarkan rasa itu menguasaimu! Jangan menyerah apalagi melawan! Terkadang kita boleh mengikuti arus jika itu ke arah yang perbaikan diri tapi jangan terbawa apalagi ikut-ikutan (so pintar-pintar memilih) kan kita sudah mahasiswa, ya kan?
Seperti aku sendiri contohnya: Aku berasal dari suku Batak yang sudah dari sononya suaranya GD, keras dan ber-ego tinggi maklum menurut adat batak kaum cewek kita itu disebut “boru ni raja” alias putri raja dan kaum pria “anak ni raja” alias pangeran ya maklum aja kita-orang2 batak-rada sombong gimana gitu, anak Raja,, boo!!! Hehehe... Sementara di Bandung ini yang mayoritasnya suku Sunda kita dituntut untuk lemah-lembut cara ngomongnya dan kalem (terutama kaum wanitanya). Mau menyerah? Pulang kampung atau tetap di Bandung tapi kehilangan jati diri? Atau melawan dengan berpikir inilah aku apa adanya kalian harus menerima dunk!!
Gak gitu caranya adik-adikku sayang, apapun adat yang kalian bawa, kalian harus tahu kita akan sulit bertahan dimanapun jika kita mempertahankan ego kita. Kita ingin dimengerti oleh orang lain kan? Nah, kalo gitu yang harus kita lakukan pertama kali adalah mengerti orang lain, baik adat-istiadat, kebiasaan ataupun bahasa mereka dsb. Seperti doa “Jadikanlah Aku Pembawa Damai” yang ada di buku Puji Syukur gereja kita, pada bait terakhir tertulis “Sebab dengan memberi aku menerima, dengan mengampuni aku diampuni,.....” dapat kita simpulkan juga begini “dengan mengerti aku dimengerti”. Setelah kalian mengerti mereka, kalian akan menemukan suatu keindahan dari adat mereka dan niscaya mereka juga akan mengerti kamu. Believe or not? It’s all coming back to you.
Mengenai kuliah mungkin saat ini adalah saat kalian paling bersemangat (lain halnya kalo kalian tidak suka dengan jurusannya, terpaksa ataupun dipaksa kuliah). Ingatlah perasaan kalian saat ini setiap kalian menghadapi semester baru atau pada saat-saat malas kuliah apalagi ketika semester akhir. Kembali aku ingatkan jangan menyerah sama keinginan daging yang gak banget itu seperti “malas, bosan dsb”. Firman Tuhan berkata, “Kita diciptakan sebagai kepala bukan ekor” so tunjukkanlah kalo kalian memang pantas jadi kepala. Aturlah diri, waktu dan keuangan kalian sebaik mungkin. Setelah itu kamu bisa teriak kepada dunia “HEI!!! I AM THE HEAD NOT THE TAIL!!” Sebenarnya gak usah teriak dunia juga pasti tahu (hehehe...cuma sekedar iklan, teriak dapat melatih paru-paru).
Berbicara mengenai KMK, KMK adalah anugrah khusus yang begitu indah dari Yesus untukku. KMK adalah tempat dimana aku berkembang pesat baik dalam hal karakter/sifat maupun hubunganku dengan Tuhan. KMK juga sebagai salah satu caraku untuk melayani Tuhan. Apa ya,,, aku binggung mau berbagi cerita apa tentang KMK ini karena begitu banyak!! Tapi yang jelas disini aku merasakan asam, manis, pahit, asin, asamnya kekeluargaan tanpa ikatan darah. Mungkin bisa dibilang di dunia ini teman-teman KMK lah yang terus menguatkan aku (selain keluarga kandungku tentunya) hingga aku bisa terus bertahan menghadapi arus dunia ini (ceeileehh bahasanya gak kuat hahaha...). Perhatian mereka, tawa-canda, segala hinaan dan gosip yang ada membuatku tidak pernah bosan dan patah semangat sewaktu mengalami masalah-masalah baik pribadi maupun masalah perkuliahan. Mau mengalami apa yang aku alami di KMK? (promosi neh.. ) Gampang,,, buatlah pada orang lain apa yang kamu ingin orang lain lakukan padamu. Perhatikan sesama KMK’ers, hiburlah dikala KMK’ers yang lain sedang sedih, kunjungi KMK’ers yang sedang sakit atau mengalami kemalangan, seringlah update status gosip di KMK (yang ini mah optional hahaha...) lalu perhatikan apa yang terjadi (gaya Mario Teguh)!
Yang terakhir dan yang paling penting Don’t ever forget to give thanks to GOD!!! Bila segalanya berada di luar kendali dan keinginanmu, dikala semuanya menyesakkanmu dan hanya menambah bebanmu, dikala segala yang kamu usahakan seperti sia-sia...Hanya kepada NYA kita bisa mengadu, hanya Dia-Tuhan Yesus-yang bisa meringankan bebanmu dan hanya Dia Tuhan yang selalu menerimamu APA ADANYA karena kamu (setiap pribadi dari kalian masing-masing) adalah ciptaanNya yang terindah dulu, sekarang dan selama-lamanya. Jangan pernah berpikir untuk lari ataupun bunuh diri. UPS,,,boleh denk lari tapi lari kepelukan Tuhan Yesus Sang Sahabat Sejati ya hehehe.. Tetaplah berdoa dan mengucap syukurlah selalu padaNya. Dengan rendah hati aku mengakui, walaupun seringkali aku lupa untuk menyertakannya dalam setiap sukacitaku dan lebih sering mengeluh tentang dukacitaku tapi Dia tetap setia menyertaiku selalu. Yesus yang selalu memampukan aku sehingga aku bisa sampai pada tahap sekarang ini dan bisa dengan bangga membagikan pengalamanku ini pada kalian.
Akhir kata saya mewakili seluruh anggota KELUARGA MAHASISWA KATOLIK UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA menyambut adik-adik 2010 menjadi keluarga kami yang baru... SELAMAT DATANG DI KMK UPI YA.... Selayaknya keluarga, marilah kita saling berbagi, mengingatkan dan memaafkan bila mungkin nanti terjadi kesalahan, ribut-ribut dan masalah....Mari kita bersama-sama membangun KMK ini menjadi lebih baik lagi dan bisa berguna untuk sesama, kampus dan yang terpenting untuk kemuliaan Kerajaan Bapa. TRUST ME,,IN GOD WE CAN!!!
Dengan penuh Kasih,
Iranita Sitohang
Label: Surat Untuk KMK'ers
Rabu, 15 September 2010
Haec Dies...Quam fecit...Dominus...Exsultemus..Etmur...
In ea...Alleluya..aleluya...
Kmk’ers yang bertugas malam paskah Sabtu 3/04/2010 kemarin di Gereja ST.Laurentius begitu bersemangat menyanyikan lagu-lagu bernuasa paskah, selama 1 bulan lebih mereka berkerja keras untuk mempersiapkan lagu-lagu paskah, dengan kompak mereka mengenakan busana berwarna hitam putih. Misa malam itupun dimulai sekitar jam 21.30 wib yang langsung dipimpin oleh Pst. Haris, OSC, dengan nuansa seluruh Gereja ST.Laurentius gelap. Karena lampu-lampu sengaja dipadamkan hal ini mengingatkan kita akan zaman kegelapan. Suasana misa malam itu berlangsung hikmat, satu persatu lagu-lagu selesai dinyayikan dengan baik. Wajah-wajah para ordinarian bercucuran keringat dingin, karena pada saat tampil semuanya terasa tegang dan deg-degan bernyayi disamping Altar. Tanpa terasa misa malam itupun akan berakhir, pst. Haris sampai terkagum-kagum melihat sang Drigen Ordinary Choir bang Aman begitu bersemangat membawakan lagu Nyayian Baru Bagi Tuhan, maklum bang Aman saat itu gayanya sampai menari dan membuat umat tersenyum dengan gayanya itu, hehehehe....Nah sampai lagu penutup umat pun bertepuk tangan, para Ordinarian begitu bangga dan berbahagia karena mereka bisa memberikan yang terbaik untuk umat, Gereja dan Tuhan Yesus. Setelah misa selesai, dengan wajah yang ceria dan gembira mereka mengucapkan “Selamat Paskah” sesama Ordinarian dan umat yang berada disekitar Gereja, dan tak lupa juga mereka berfoto bersama didepan Altar untuk mendokumentasi momen malam paskah, setelah itu mereka pun bersantap malam yang telah disediakan kosumsi oleh pengurus OC. Untuk Ordinary Choir teruslah berkarya dan tetap Semangat!! GBU...
Label: Liputan
Jumat, 23 April 2010
15 Maret 2010 menjadi hari yang berkesan bagi KMK’ers karena ada perundingan para menteri di markas besar gerlong. Dalam perundingan ini, berbagai masalah pribadi maupun umum berkaitaan negera KMK menjadi topik utama. Setelah perundingan selesai, tiba-tiba muncul ide untuk melakukan penyerangan ke 1 negara bagian bandung. Wowwww, benar-benar tidak masuk akal. Tetapi ini merupakan satu-satunya pilihan ”come or death” mirip film 300 ya.
Malam yang dingin disertai gerimis tak mengalangi semangat 10 personil KMK, Meskipun jumlah pasukan yang minim tidak membuat gentar. Target utama penyerangan kali ini adalah negara Cibadak. Penyerangan dipimpin langsung oleh presiden KMK sendiri (Ira) berserta 9 pasukan lainya. Peralatan yang digunakan pun bisa dikatakan lengkap. Menteri OC(Dony) dengan BASOKAnya ( guitar ) dan Mobil Tank “KL 06 kalapa- ledeng”.
Pasukan turun dari mobil Tank kira-kira 3 Km dari target supaya jejak tidak diketahui musuh hehe (padahal supirnya ga tahu jalan kecibadak). Setelah berjalan sekitar 30 menit, akhirnya pasukan mempersiapkan diri. Sekretaris negara(Junita) dengan bom suara. Menteri olahraga dan kepemudaan(Jeko dan Ipan) dengan senapan suara dan granat. Menteri pendidikkan (Putu dan Cony) dengan ranjau-ranjau. Kementrian Ekonomi yang diwakili oleh Ricco dan Jojo dengan bom beracun. Dan Perperangan terjadi begitu sengit, bunyi-bunyi nyayian peluru pun begitu merdu, sehingga membuat 1 memusuh angkat tangan dan menjerit “STOPPPP,,,,,” Jeko, tidak ambil pusing lansung ditembak dengan sedapan suara, tapi aneh tidak mati(karena pelurunya angin jack.hehe). Akhirnya pasukan KMK menang. Pulang dari perperang dengan kelaparan total, lansung diadakan pesta nasi goreng. Demikian laporan hasil perperangan. Eh ...ada yang lupa ternyata ibu sekretaris dengan senyum dan candaanya sempat ganguin mas pembuat nasi goreng.he.. SEMANGAT.
terakhir menteri pariwisata(Clarkson) dengan bambu runcing dan keris tepuk tangan
Label: Liputan
Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Pendidikan Indonesia (KMK UPI) mengadakan seminar “Learning from The Basic” di ruang Christa St. Laurentius. Tepatnya pukul 09.00 peserta seminar KMK UPI satu-persatu mulai mengisi buku absensi seminar, sambil bercanda dan tertawa antara satu dengan yang lain di pintu R. Christa. Ada juga yang duduk termenung di “sudut penantian” yang menanti kapan dimulainya seminar tersebut. Adapun salah satu tujuan dari seminar ini, yaitu bagaimana bersosialisasi dan bisa lebih mengerti proyeksi-proyeksi dari kehidupan.
Beberapa saat setelah saudari Lita memberikan materi seminar yang pertama, beberapa diantara peserta mulai merasa bosan dan jenuh. Rasa jenuh mulai kelihatan dari peserta disaat pemateri-pemateri berikutnya memberikan materi, yang layaknya seperti perkuliahan. Sepertinya panitia mengerti hal yang akan terjadi dan meyisipkan beberapa nyanyian yang disertai dengan gerakan tubuh di setiap sesi tentunya, untuk memecah ketegangan dan rasa bosan dari peserta. Keheningan dan rasa bosan berangsur mulai hilang setelah frater memberikan materi. Materi yang diberikan pun tidak begitu sulit untuk dicerna serta penyampaiannya yang selalu menyisipkan beberapa lelucon sehingga tidak jarang mengudang tawa dari peserta.
Di akhir sesi, panitia mengadakan debat, baik debat perorangan maupun perkelompok. Dalam sesi ini mulai terlihat beberapa sifat dasar dari masing-masing peserta, ada yang cara penyampaiannya seakan-akan ingin menerkam, ada yang lemah gemulai dan ada juga yang enggan untuk menyampaikan pendapatnya. Tidak jarang dari peserta yang tidak ikut dalam kelompok berdebat, menambahkan atau menyahuti peserta yang lagi berdebat, layaknya sebagai supporter yang mendukung kelompok yang mereka dukung. Sehingga tidak jarang suasana menjadi ricuh.
Inti dari semua ini dapat dikatakan, bagaimana kita belajar dari awal untuk menghadapi masalah-masalah yang akan kita hadapi, tentunya:
Sikap batin kita dalam melaksanakan tugas-tugas kita, yang dilandasi iman akan Yesus Kristus. Selayaknya kita sebagai pelajar yang tidak berhenti menimba ilmu sebaik-baiknya dan dapat mengaplikasikannya dilingkungan sekitar kita, tentunya dari pribadi dan organisasi yang kita bentuk (KMK UPI) sehingga kita dapat menjadi terang dan garam di lingkungan kita. Mudah-mudahan Seminar Kepemimpinan yang baru diadakan menjadi pelajaran dasar yang berharga buat kita untuk maju terus dan bermanfaat buat sesama dan dunia ini
Label: Liputan
Tik...tik..tik bunyi hujan diatas genteng....
Mungkin ini sepenggal lagu yang tepat untuk membuka acara valentine KMK, sabtu(13/2). Valentine merupakan acara yang amat ditunggu pada bulan februari karena acara pertama pada orde pemerintahan Ira, maka para KMK’ers pun berbondong – bondong datang ke Gema yaitu tempat berlangsungnya valentine party yang dikoordinasi oleh Fransiskus uun, sebelum acara dilaksanakan para kmk’ers memulainya dengan misa pembukaan yang dipimpin oleh Frater Rama. Setelah misa pembukaan tim acara pun memulai konsep acara yang telah mereka persiapkan
Dibuka dengan kata sambutan dari ketua panitia (Uun'07) dilanjutkan dengan ketua KMK yang baru (Ira'07). Untuk menghangatkan suasana MC pun melakukan ice breaking yang seru abizz dilanjutkan Drama yang diperankan oleh aktor senior stalin dan andri serta aktris pendatang baru Lina dan Coni pun ikut meramaikan.
Makin malam makin seru, apa lagi ada Acara penembakan romantis, 10 pasangan siap bersaing untuk mendapatkan juara rayuan terpanas tahun ini. Ada yang nembak benaran lho! Suiiittt2...sekarang udah jadian lagi.ehmm Pasir. Mas punto dengan kata kompor berhasil memperoleh peringkat pertama disusul oleh Donny dengan kata pasir pada peringkat kedua. Rua,08 dengan Bantalny. Selamat ya buat pemenang. Buat yang belum menang “buku, Sendal, payung...dll” jangan patah semangat karna masih ada tahun depan. Siapkan diri, mulai dari sekarang. Acara tukar kado pun menjadi acara penutup suasana romantic yang terjadi dimalam itu.
Label: Liputan

